Gelombang Ekstrim KM Sabuk Nusantara 56 Tunda Pelayaran, BPBD dan TAGANA DINSOS Buka Posko Pelayanan

Selasa, 29 Januari 2019


Terkait adanya peringatan dini dari BMKG (28/01) bahwa terjadi gelombang ekstrim yang membahayakan pelayaran mengakibatkan KM Sabuk Nusantara 56 menunda keberangkatan berlayar dari pelabuhan Tanjungwangi menuju  Pulau Sapeken.

Rencananya KM Sabuk Nusantara dijadwalkan berangkat pada tanggal 22 Januari 2019 pukul 05.30 WIB dengan mengangkut 133 orang penumpang,

 

Akibat adanya penundaan keberangkatan, penumpang yang sudah siap berangkat  sampai saat laporan ini dibuat masih menunggu di Pelabuhan Tanjungwangi.

 

Setelah menunggu sampai 5 hari, calon penumpang sudah kehabisan perbekalan untuk makan sehari hari,

Dalam upaya membantu calon penumpang yang menunggu sampai saat keberangkatan, BPBD dan Dinas Sosial  hari ini Senin,  28 Januari 2019 telah membuka dapur umum untuk menyediakan makan dan minum untuk calon penumpang.

Selain itu dibantu juga penyediaan alas tidur dan selimut untuk kebutuhan bermalam bagi calon penumpang serta kebutuhan untuk balita.

Pelayanan yang diberikan Pemkab Banyuwangi melalui BPBD dan Dinas Sosial juga didukung oleh Manajemen Pelabuhan Tanjungwangi, KSOP.

Direncanakan kegiatan pelayanan ini akan dilaksanakan sampai KM Sabuk Nusantara 56 dinyatakan aman berlayar dari ancaman adanya gelombang ekstrem.